Gerak Lurus

Posted on September 22, 2008 - Filed Under KINEMATIKA | 20 Comments

Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda  dapat :

mendefinisikan pengertian gerak
membedakan antara jarak dan perpindahan
menghitung jarak dan perpindahan
membedakan kelajuan dan kecepatan
menghitung kelajuan rata-rata dan kecepatan rata-rata

1. Pengenalan Tentang Gerak

Pada saat anda belajar di Sekolah Menengah Pertama, anda telah belajar bahwa suatu benda dikatakan bergerak jika kedudukannya berubah relatif terhadap benda lain yang dianggap sebagai titik acuan. Misalkan kamu sedang menaiki kereta api yang sedang bergerak meninggalkan stasiun Kota Lama ke stasiun Kota Baru.  Jika Stasiun Kota Lama dianggap sebagai titik acuan, anda dan kereta api dikatakan bergerak terhadap stasiun.  Akan tetapi jika kereta api dianggap sebagai titik acuan, anda dikatakan diam terhadap kereta api karena kedudukanmu tidak berubah terhadap kereta api.  Jadi bergerak atau diamnya suatu benda bersifat relatif berdasarkan kedudukannya terhadap benda lain yang dianggap sebagai titik acuan.

2. Gerak Lurus

Gerak lurus adalah gerak suatu benda yang menghasilkan lintasan berbentuk garis lurus. Contohnya gerak benda saat jatuh bebas atau gerak kendaraan di jalan raya yang lurus.

2.1 Lintasan, Jarak dan Perpindahan

Lintasan adalah titik-titik yang dilewati oleh suatu benda ketika bergerak. Lintasan gerak benda dapat berbentuk garis lurus, lingkaran, atau parabola.  Jarak merupakan panjang lintasan yang menghubungkan dua titik.  jarak merupakan besaran skalar dan tidak mempunyai arah, sedangkan perpindahan adalah perubahan kedudukan suatu benda dari suati titik ke titik yang lain.  Perpindahan mempunyai nilai dan arah.  Oleh karena itu perpindahan merupakan besaran vektor.

Contoh Pemahaman konsep jarak dan perpindahan: Sebuah bus bergerak dari kota P ke kota Q sepanjang 400 m.  Kemudian bus melanjutkan perjalanan ke kota R sepanjang 300 m.  Tentukan (a) jarak yang ditempuh bus, (b) perpindahan yang dialami bus.

Penyelesaian:  Jarak = panjang lintasan yang ditempuh bus

= panjang PQ + panjang QR

= 400 m + 300 m = 700 m

Perpindahan bus dapat dihitung dengan cara sebagai berikut :  Posisi awal bus di kota P dan                       posisi akhir bus di kota R.  Berarti perpindahan yang dialami bus adalah panjang PR.

Panjang PR dapt dihitung dengan menggunakan dalil Phytagoras yang hasilnya = 500 m.

Ayo Sekarang Uji kompetensi Anda tentang Pemahaman konsep jarak dan perpindahan dengan mencoba latihan di bawah ini.

Sebuah mobil mengitari suatu arena balap berbentuk lingkaran.  Mobil bergerak mengitari sirkuit balap dari tempat start sebanyak dua kali dan akhirnya kembali ke tempat semula. Jika diameter sirkuit 1,0 km hitunglah (a) jarak yang ditempuh mobil, (b) perpindahan yang dialami mobil.

2.2  Kelajuan dan Kecepatan

Kelajuan menyatakan seberapa jauh benda bergerak dalam selang waktu tertentu tanpa mempedulikan arah geraknya.  Angka yang ditunjukkan speedometer sepeda motor atau mobil adalah kelajuan kendaraan tersebut.  Misalnya sebuah sepeda motor bergerak ke selatan kemudian secara perlahan-lahan berbelok ke timur.  Selama perjalanan itu jarum speedometer sepeda motor selalu menunjukkan suatu angka tertentu.  Penunjukkan angka speedometer ini tidak memberikan keterangan bahwa sepeda motor sudah berbelok atau berbalik arah.  Jadi dapat dikatakan bahwa kelajuan termasuk besaran skalar.

Kelajuan rata-rata adalah panjang lintasan yang ditempuh dibagi waktu yang dibutuhkan untuk menempuh lintasan tersebut.  Secara matematis kelajuan rata-rata = jarak yang ditempuh / selang waktu

Kecepatan menyatakan seberapa jauh kedudukan benda berubah dalam selang waktu tertentu.  Perubahan kedudukan ini dipengaruhi oleh arah sehingga termasuk besaran vektor.  Pada saat bergerak benda tidak selalu memiliki kecepatan yang tetap melainkan berubah-ubah.  Untuk itu pada saat benda bergerak memiliki kecepatan sesaat dan kecepatan rata-rata.

Kecepatan Sesaat menunjukkan kecepatan benda pada selang waktu (t) yang sangat kecil.

Kecepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kedudukan dibagi dengan selang waktu tempuh.

Contoh Pemahaman Konsep Kelajuan dan Kecepatan : Sebuah bus bergerak dari kota P ke kota Q sepanjang 400 m, kemudian bus melanjutkan perjalanan ke kota R sepanjang 300 m selama 0,5 jam.  Tentukan (a) laju rata-rata bus, (b) kecepatan rata-rata bus selama bergerak dari Kota P ke kota R

Penyelesaian :

Laju rata-rata bus = jarak yang ditempuh/waktu tempuh

= 700 m / 0,5 jam

= 0,7 km/0,5 jam

= 1,4 km/jam

Kecepatan rata-rata bus = perpindahan yang dialami bus/waktu tempuh

= 500 m/0,5 jam

= 0,5 km/0,5 jam

= 1 km/jam

Ayo Sekarang Uji kompetensi Anda tentang Pemahaman konsep Kelajuan dan Kecepatan dengan mencoba latihan di bawah ini.

Sebuah mobil mengitari suatu arena balap berbentuk lingkaran.  Mobil bergerak mengitari sirkuit balap dari tempat start sebanyak dua kali dan akhirnya kembali ke tempat semula selama 2 menit. Jika diameter sirkuit 1,0 km hitunglah (a) kelajuan rata-rata mobil, (b) kecepatan rata-rata mobil.

Jika anda ingin memperdalam materi tentang gerak lurus klik : disini

Comments

20 Responses to “Gerak Lurus”

  1. anak mbarep on September 22nd, 2008 4:39 am

    wah bagus pak……
    ternyata selama ini ada bakat terpendam dalam diri bapak, maju terus pak

  2. Sidik Purnomo on September 22nd, 2008 4:46 am

    Makasih anak mbarep. Tolong dibantu juga bapaknya masih perlu banyak belajar.

  3. agus x7 on October 13th, 2008 4:51 am

    pak tlg rumus glb yg gimana

  4. Ratu Latah(SR) X on October 14th, 2008 8:45 am

    hai,pak sigit..!!!
    gmna kbarnya..??
    eee…
    copooot..

    pak fisika kok ssah bgt sih..
    gmna cranya bljr fisika biar mudah di ingat krn aku sudah pikun..
    gmpang lupa gitu..!

    eee….
    copot-moncot..

  5. Ratu Latah(SRi) X on October 14th, 2008 8:47 am

    maaf paaaaakk sidik..!!!
    td slh panggil krn nmanya hamir sama dngan pacar saya

  6. PraDiNa on October 14th, 2008 8:54 am

    Ass……….

    pak,,,sya mau tanya pada velocitometer(alat mengukur kecepatan)itu kan alatnya menunjukkan +60,,,,,,,,,,,,

    apakah velocitometer bergantung pada arah dan geraknya?????????????

    wass………

  7. PraDiNa X-4 on October 14th, 2008 9:11 am

    Ass……….

    pak,,,sya mau tanya pada velocitometer(alat mengukur kecepatan)itu kan alatnya menunjukkan +60,,,,,,,,,,,,

    apakah velocitometer bergantung pada arah dan geraknya?????????????

    wass………

  8. Sidik Purnomo on October 14th, 2008 9:12 am

    velocitometer hanya menunjukkan kelajuan saja.

  9. PraDiNa X-4 on October 14th, 2008 9:13 am

    Ass……….

    pak,,,sya mau tanya pada velocitometer(alat mengukur kecepatan)itu kan alatnya menunjukkan +60,,,,,,,,,,,,

    apakah velocitometer bergantung pada arah dan geraknya?????????????
    penyebabnya pa??????

    wass………

  10. PraDiNa X-4 on October 14th, 2008 9:47 am

    ass………

    pak,,,,ma’f sya coment lg…………

    dapatkah kecepatan suatu benda nol,,,tapi percepatannya tidak nol?????????????

    wass………..

  11. Ria Lyzara X-8 on October 14th, 2008 11:28 am

    assalammu’alikum…

  12. Sidik Purnomo on October 14th, 2008 11:16 pm

    Untuk ananda PraDiNa X-4 jika kecepatan benda nol, berarti benda diam (tidak bergerak).

  13. Arttyas R.I. on October 30th, 2008 9:45 am

    ass.
    pak,saya msh bggung cranya liat ticker timer d website bpk???tlg d jlaskan cra membukanya.
    mksh pak???ats prhtyan nya

  14. Arttyas R.I._x-7 on October 30th, 2008 9:47 am

    maap pak,td sya lpa nm sya blm sya ksh klas x-7

  15. adha h X-6 on October 30th, 2008 1:03 pm

    pak saya masih bingung cara menghitung GLBB!gimana caranya

  16. sidikpur on October 31st, 2008 12:31 am

    penggunaan ticker timer dapat diklik pada kursor gambar tangan.

  17. titik_x-6 on November 2nd, 2008 5:18 am

    Siang Pak??? Pak saya sudah kirim tugas UK GL & GLB. Pak sudah terkirim? tolong dibalaz Za Pak?

  18. Sidik Purnomo on November 2nd, 2008 10:16 am

    dikirim ke alamat mana?tolong disebutkan

  19. william on May 20th, 2010 2:54 pm

    saya mau tanya…
    tentang soal yang bapak kasih di atas.

    disitu dibilang mobil kembali ke tmpt semula. berarti perpindahan 0.
    jdi kecepatan rata-ratanya juga ikut 0.
    apa benar begitu?
    0 dibagi dengan bilangan apa saja hasilnya tetap 0 kan?

  20. revi on September 19th, 2010 11:34 am

    pak sidik, kok ngak ada penerapan konsep gerak lurus di segala bidang sih terutama sekali bidang teknik elektro,tlong dong pak sidik, kasih tahu.

Leave a Reply




  • PROFIL SAYA

    foto Sidik Purnomo kelahiran Kediri, 2 mei 1969 menamatkan sarjana pendidikan S-1 Jurusan Pendidikan Fisika...
  • Tag Cloud

  • PEMBELAJARAN FISIKA

  • Pilih Materi:

  • ARSIP

  • KALENDER

    November 2014
    M T W T F S S
    « Nov    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • Komentar Terkini