Launching Sarpras
Posted on October 22, 2008 - Filed Under Kurikulum |
PENDAHULUAN
Pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni pada hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan ipteksen tidak saja penting sebagai sumber pertumbuhan dan daya saing ekonomi, tetapi juga menjadi landasan tumbuhnya kreativitas sumberdaya manusia. Indeks Pencapaian Teknologi dalam laporan UNDP tahun 2001 menunjukkan tingkat pencapaian teknologi (Technology Achievement Index ) dengan variable meliputi: Technology Creation, Diffusion of recent and Old Innovations, and Human skill, Indonesia berada pada urutan ke 60 dari 72 negara dengan nilai 0.211 dan tergolong dalam dynamically adaptor countries. Sementara itu, menurut World Economic Forum (WEF) tahun 2004, indeks daya saing pertumbuhan, Indonesia menduduki peringkat ke-72 dari 102 negara yang diukur. Indeks daya saing pertumbuhan tersebut yaitu parameter teknologi, selain dari parameter ekonomi makro dan institusi publik. Laporan Pembangunan Manusia tahun 2004 oleh UNDP menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia menduduki posisi ke-111 dari 177 negara atau satu tingkat lebih tinggi dari Vietnam yang pada posisi ke-112. Posisi tersebut tidak jauh berbeda dari laporan UNDP pada tahun 2003 yang menempatkan Indonesia pada urutan ke-112 dari 175 negara yang diukur. Hal tersebut menyedihkan karena Indonesia berada jauh di bawah negara-negara ASEAN lainnya, seperti Singapura (25), Brunei Darusalam (33), Malaysia (58), Thailand (76), Filipina (83) dan Indonesia juga menempati posisi di bawah negara-negara miskin sepeti Kirgistan (110), Equatorial Guinea (109) dan Algeria (108). Sementara itu Indeks Pembangunan Gender pada tahun 2004 menduduki posisi ke-90 dari 144 negara atau naik satu tingkat dari tahun 2003 (posisi ke-91).
Untuk menjawab berbagai tantangan dan kendala yang pemerintah hadapi, melalui Renstra Pendidikan tahun 2005-2009 pemerintah telah menetapkan tiga pilar kebijakan, yaitu: (1) Pemerataan dan perluasan akses pendidikan; (2) Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan; serta (3) Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik. Hal ini menunjukkan bahwa sesungguhnya pemerintah telah berjuang dan bekerja keras untuk mengatasi persoalan-persoalan pendidikan di Tanah Air.
Sebagai landasan hukum dalam menyelenggarakan pembangunan pendidikan, kita telah memiliki UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
Oleh karena itu dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah tersebut SMA Negeri 1 Pare berusaha meningkatan mutu pendidikan yang diarahkan pada perbaikan kegiatan belajar mengajar di sekolah yang didukung oleh tenaga kependidikan yang kompeten, sarana dan prasarana yang standar, serta iklim dan suasana sekolah yang kondusif melalui:
a. Peningkatan proses pembelajaran yang dapat memberikan kemampuan dasar (competency-based) dan berorientasi pada kecakapan hidup (life skills oriented), menerapkan konsep belajar tuntas (mastery learning), dan membangkitkan sikap kreatif, inovatif, demokratis dan mandiri bagi para siswa.
b. Peningkatan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan (khususnya guru dan kepala sekolah) sesuai dengan kebutuhan mereka melalui pendidikan dan pelatihan
c. Pemenuhan bahan, alat peraga, dan media pendidikan, termasuk fasilitas belajar lainnya yang diperlukan dalam proses pembelajaran.
DASAR PEMIKIRAN
- SMA Negeri 1 Pare, sebagai salah satu sekolah Rintisan Pusat Sumber Belajar (PSB) dan sesuai dengan Tujuan sekolah yang telah ditetapkan berkewajiban menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
- Perlunya sarana yang berdaya guna dan berhasil guna dalam usaha memasyarakatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan Seni, melalui kolaborasi antar bidang, yang saling menunjang kemajuan dan perkembangann taraf hidup masyarakat dan bangsa.
- Pembangunan sistem informasi dan komunikasi nasional harus bertumpu pada grand strategy dalam bidang komunikasi dan informasi, yang merupakan langkah strategis ke depan secara terintegrasi menuju kehendak dunia information society dan knowledge society
TUJUAN
- Menyebarluaskan ide, gagasan, karya dan pengetahuan praktis yang berkaitan dengan berbagai aspek dibidang Ipteksen.
- Mencari masukan dalam penyusunan program-program kerja yang diajukan dan disusun SMA Negeri 1 Pare.
- Menunjang proses pengembangan ide dan wawasan ilmiah dan stratejik yang berlangsung di lingkungan SMA Negeri 1 Pare.
- Melalui kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Launching Sarpras, SMA Negeri 1 Pare memberikan sumbangsih nyata berupa kepedulian terhadap pemecahan permasalahan pendidikan ditingkat nasional dan global.
LANDASAN
- Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
- Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen
- Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan
- Rencana Pengembangan Sekolah SMA Negeri 1 Pare tahun 2008 - 2009
RENCANA PELAKSANAAN
Hari ke-1 : Kamis, 6 Nopember 2008
- Pembukaan Pameran Teknologi Pendidikan bekerja sama dengan sponsorhsip: Terra Computer, Duta Sarana Computer, Raharjo Komputer, Adi Wahana Komputer, Primacom.
Penanggung jawab Kegiatan : Drs. M.Hilal (Ketua Tim Sponsorship)
Penanggung jawab Fasilitas Pameran : Wakasek Sarpras
Tempat Kegiatan : Sepanjang Hall Teras Kelas.
Hari ke-2 : Jumat, 7 Nopember 2008
- Pameran Teknologi Pendidikan bekerja sama dengan sponsorhsip: Terra Computer, Duta Sarana Computer, Raharjo Komputer, Adi Wahana Komputer, Primacom.
Penanggung jawab Kegiatan : Drs. M.Hilal (Ketua Tim Sponsorship)
Penanggung jawab Fasilitas Pameran : Wakasek Sarpras
Tempat Kegiatan : Sepanjang Hall Teras Kelas.
- Lomba TIK, dengan materi Desain Grafis.
Penanggungjawab Kegiatan : Hermannudin (Guru TIK)
Penanggung jawab Fasilitas Lomba : Wakasek Sarpras
Tempat Kegiatan : Laboratorium Komputer.
Peserta : Siswa Kelas X, XI, dan XII
Hari ke-3 : Sabtu, 8 Nopember 2008
- Pameran Teknologi Pendidikan bekerja sama dengan sponsorhsip: Terra Computer, Duta Sarana Computer, Raharjo Komputer, Adi Wahana Komputer, Primacom.
Penanggung jawab Kegiatan : Drs. M.Hilal (Ketua Tim Sponsorship)
Penanggung jawab Fasilitas Pameran : Wakasek Sarpras
Tempat Kegiatan : Sepanjang Hall Teras Kelas.
- Lomba TIK, dengan materi Media Presentasi Pembelajaran
Penanggungjawab Kegiatan : Dwi Hari Suwarno (Guru TIK)
Penanggung jawab Fasilitas Lomba : Wakasek Sarpras
Tempat Kegiatan : Laboratorium Komputer.
Peserta : Siswa Kelas X, XI, dan XII
- Penandatanganan MOU antara SMA Negeri 1 Pare dengan Terra Pendidikan, Primagama, Studio Flash, Asuransi Bumiputera, Trijaya Motor
Penanggung jawab Kegiatan : Eny Rufaida (Wakasek Humas)
Penanggung jawab Ruang : Wakasek Sarpras
Tempat Kegiatan : Aula SMA Negeri 1 Pare.
- Peresmian Sarpras SMA Negeri 1 Pare yang meliputi :
- Laboratorium Biologi
- Laboratorium Kimia
- Digital library
- E-Learning SMANSA
Penanggung jawab Kegiatan : Mulyadi HP
Anggota :
- Ery Rusmawati ( Ketua Lab.biologi)
- Endang Dwi S (Ketua Lab. Kimia)
- Eko Hadi P ( Ketua Perpustakaan)
- Margo Ridho Leksono ( Admin Pusat Sumber Belajar)
Penanggung jawab Ruang : Wakasek Sarpras
Tempat Peresmian dan Penandatanganan Prasasti : Aula SMA Negeri 1 Pare.
- Seminar Ilmiah dengan materi “Pemanfaatan Tehnologi Pendidikan berbasis Web Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran”
Pemateri : Dra. Hj. Dewi Masitah (Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pare)
Moderator : Sidik Purnomo, S.Pd (Wakasek Kurikulum)
Penanggung jawab Kegiatan : Mulyadi HP (Staf Wakasek kurikulum)
Penanggung jawab Ruang : Wakasek Sarpras
Tempat Kegiatan : Aula SMA Negeri 1 Pare.
Sasaran Peserta
Penyelenggaraan Seminar Ilmiah dengan materi “Pemanfaatan Tehnologi Pendidikan berbasis Web Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran” diharapkan akan menjadi sarana pertukaran ilmu pengetahuan dan informasi diantara para akademisi termasuk Kepala Sekolah, Guru, Pejabat Dinas Pendidikan, Pengawas, dengan kalangan bisnis yang terkait. Seminar ini akan berisi pokok-pokok permasalahan baik dalam pengembangan kerangka teoritis, implementasi maupun kemungkinan pengembangan sistem teknologi pendidikan berbasis web secara keseluruhan dan diharapkan memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
Target peserta : 150 orang, terdiri atas :
- 15 orang Kepala Sekolah SMA Negeri Kab. Kediri
- 4 orang Kepala Sekolah SMA Swasta terdekat
- 20 orang Kepala Sekolah SMP Negeri Peserta SPPB
- 6 orang Pengurus Komite Sekolah SMA Negeri 1 Pare
- 3 orang Pejabat Dinas Pendidikan Kab. Kediri
- 3 orang Pengawas Dinas Pendidikan Kab. Kediri
- 1 orang Balai Tekkom Jawa Timur
- 15 orang Guru TIK SMA Negeri Kab. Kediri
- 3 orang Muspika Kecamatan Pare
- 1 orang Kepala perpustakaan Mastrip Pare
- 10 orang Pihak sponsorship
- 62 Guru SMA Negeri 1 Pare
- 8 siswa Pengurus OSIS SMA Negeri 1 Pare
- 3 siswa Pengurus MPK SMA Negeri 1 Pare
Comments
Leave a Reply






