Sistem Pengukuran
Posted on January 19, 2009 - Filed Under Pembelajaran Fisika | 1 Comment
1. KONVERSI SATUAN
Besar atau magnitudo suatu besaran fisik harus terdiri dari bilangan dan suatu satuan. Jika besaran-besaran itu dijumlahkan, dikurangkan, dikalikan , atau dibagi dalam suatu persamaan aljabar, maka satuannya juga harus diperlakukan sama seperti bilangan lainnya. Sebagai contoh misalnya anda ingin menghitung jarak yang ditempuh oleh sebuah mobil yang bergerak dengan laju konstan 80 km/jam setelah 2 jam. Jarak adalah hasil kali antara laju v dan waktu t :
x = v. t = 80 km/jam X 2 jam = 160 km
Kita mencoret satuan waktu, jam, seperti yang biasa kita lakukan dengan bilangan biasa untuk memperoleh jarak dalam satuan yang benar, yakni kilometer. Cara memperlakukan satuan semacam ini memudahkan kita untuk melakukan konversi dari satu satuan ke satuan lainnya. Misalnya kita ingin mengubah jawaban dari 240 km menjadi mil, maka kita gunakan hubungan antara km dan mil :
1 mil = 1,61 km
Pengantar Hukum Ohm
Posted on January 4, 2009 - Filed Under Pembelajaran Fisika | 2 Comments
Berikut ini materi pengantar Hukum Ohm dalam format video.
Gesekan
Posted on December 31, 2008 - Filed Under DINAMIKA, KINEMATIKA, Pembelajaran Fisika | 2 Comments
Gaya gesekan termasuk gaya sentuh yang muncul jika permukaan dua benda bersentuhan langsung secara fisik. Arah gaya gesekan searah dengan permukaan bidang sentuh dan berlawanan dengan kecenderungan arah gerak. Di SMP telah anda ketahui bahwa gaya gesekan bekerja ketika benda bergerak di udara, air, ataupun meluncur bergerak melalui udara, gaya gesekan pada benda bergantung pada luas benda yang bersentuhan dengan udara. makin besar luas bidang sentuh, makin besar gaya gesekan udara pada benda. Konsep ini dimanfaatkan oleh penerjun yang membuka parasutnya untuk memperlambat gerak jatuhnya. Akan tetapi untuk benda padat yang meluncur di atas benda padat lainnya, luas bidang sentuh ternyata tidak mempengaruhi besar gaya gesekan.
Dengan demikian, gaya gesekan antara balok dan lantai sama besar, baik balok berdiri pada lantai dengan luas bidang sentuh besar ataupun dengan luas bidang sentuh kecil. Ketika anda mendorong sebuah benda dan benda tidak bergerak, maka gaya gesekan pada benda adalah gaya gesekan statis. Tetapi jika benda bergerak, maka gaya gesekannya adalah gaya gesekan kinetis. Gaya gesekan statis mulai dari nol dan membesar sesuai dengan gaya dorong anda samapi mencapai suatu nilai maksimum. Sedangkan gaya gesekan kinetis selalu lebih kecil daripada gaya gesekan statis maksimum.
Listrik Dinamis
Posted on December 31, 2008 - Filed Under LISTRIK DINAMIS, Pembelajaran Fisika | Leave a Comment
Studi tentang listrik dibagi dua yaitu listrik dinamis dan listrik statis. Listrik dinamis mempelajari tentang muatan-muatan listrik bergerak, yang menyebabkan munculnya arus listrik. Sedang listrik statis mempelajari tentang muatan listrik yang diam. Dalam keseharian, anda mengetahui bahwa diantara lampu pijar 60 W, 75 W, dan 100 W, lampu yang 100 W menyala paling terang. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Untuk mengetahuinya, mari kita pelajari slide dibawah ini dengan seksama.
SOAL SELEKSI PTN
Posted on December 29, 2008 - Filed Under ARSIP SOAL FISIKA, Pembelajaran Fisika | 1 Comment
Bagi anda yang ingin mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri, di bawah ini kami sajikan arsip soal seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Mudah-mudahan arsip soal ini bisa membantu anda dalam menaklukkan soal – soal fisika. Tentunya untuk bisa berhasil dibutuhkan ketekunan dan keuletan saudara dalam memecahkan persoalan yang ada. Jangan mudah menyerah, anda pasti berhasil.
Prediksi Fisika SNMPTN Tahun 2008
« go back — keep looking »







